Social Icons

Pages

Monday, 11 February 2013

Melatih Bayi Berjalan..

Langkah pertama bayi merupakan momen yang sangat dinantikan oleh para Ayah dan Bunda. Pokoknya, begitu ‘bersejarahnya’ pencapaian ini, sehingga kemampuan berjalan menjadi fase yang sangat dinantikan dari sekian banyak fase perkembangan bayi.
Nah, banyak orang tua yang bersemangat untuk melatih bayinya berjalan, sehingga kali ini kami mengumpulkan beberapa informasi penting seputar permasalahan ini.

Kapan Dimulai?

Sebelum melatih si kecil berjalan, Anda harus terlebih dulu memperhatikan tanda-tanda bahwa ia telah siap. Diantaranya, ia sudah bisa mengangkat dirinya dari posisi duduk ke posisi berdiri, dengan berpegangan kepada sesuatu seperti meja atau kursi.
Ingat, untuk bisa berjalan, buah hati Anda harus melewati fase perkembangan seperti berguling, duduk dengan tegak, serta merangkak (walaupun sebagian kecil bayi tidak melalui fase merangkak, dan bisa langsung berjalan dengan berpegangan).
Intinya, jangan memaksa bayi Anda untuk bisa berjalan, jika memang belum waktunya. Memaksanya berjalan belum pada waktunya akan berbahaya bagi si kecil. Langkah pertama bayi biasanya terjadi ketika ia berusia 9-12 bulan, dan ia akan mulai berjalan dengan lancar ketika berusia 14-15 bulan. Jika bayi Anda agak lambat perkembangannya, Anda tidak perlu buru-buru khawatir dan bersedih, karena memang ada sebagian bayi normal dan sehat yang baru bisa berjalan setelah usia 17 bulan.
Berikut tahapan perkembangan fisik bayi Anda sebelum ia bisa berjalan:
  • Mulai berdiri dari posisi duduk, dengan berpegangan ke meja atau kursi (usia 9 bulanan)
  • Mulai belajar menekuk lutunya (usia 10 bulanan)
  • Mulai belajar duduk dari posisi berdiri (usia 10 bulanan)
  • Mulai berjalan merayap, dengan berpegangan ke perabotan rumah Anda (usia 11 bulanan)
  • Mulai berjalan dan berpindah dari satu perabotan ke perabotan yang lain sambil terus berpegangan (usia 12 bulanan)
bayi dudukbayi merangkakbayi bangkitbayi ditatihbayi jalan merayapbayi berdiri sendiribayi berjalan

Bagaimana Anda Bisa Membantu?

Banyak cara untuk bisa membantu dan melatih si kecil agar bisa berjalan…
  • Ketika bayi Anda mulai belajar mengangkat dirinya dari posisi duduk ke posisi berdiri dengan berpegangan, mungkin ia akan bingung bagaimana caranya ia bisa duduk kembali. Nah, Anda bisa membantu dengan menjukkan cara untuk menekuk lututnya. Latihlah ia untuk membegkokkan lututnya, sehingga ia pun bisa duduk kembali. Kesalahan: Ketika si kecil menangis ketakutan karena tidak bisa duduk dari posisi berdiri, Anda malahan langsung menggendongnya. Dengan begini, anak akan menjadi manja dan lambat untuk bisa mandiri.
  • Berdirilah bersamanya dengan berhadap-hadapan. Biarkan ia memegang kedua tangan Anda, dan biarkan ia berjalan menuju Anda. Atau Anda bisa juga berdiri di belakangnya dengan terus memegang kedua tangan/ketiaknya, dan membiarkannya berjalan sesukanya. Ini sering disebut dengan mentatih bayi.
  • Berikan mainan atau benda yang aman untuk didorong-dorong olehnya sambil berjalan. Kesalahan: memberikan baby walker kepadanya, karena akan mengakibatkan pertumbuhan otot paha atas bayi yang kurang sempurna
  • Biasakan bayi Anda untuk berjalan di dalam rumah tanpa menggunakan sepatu

Kapan Anda Perlu Khawatir?

Ingatlah, setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda, jadi tidak perlu khawatir jika perkembangan bayi Anda untuk berjalan agak lambat dibanding anak yang lain. Kapan Anda perlu merasa khawatir? Jika si kecil sudah berusia 1,5 tahun dan ia masih belum juga bisa berjalan, Anda bisa konsultasikan dengan dokter…
Anda tidak bisa memaksakan seorang bayi untuk bisa berjalan lebih cepat, karena dia memiliki jadwalnya sendiri… Anda hanya bisa membantu mempersiapkannya untuk bisa berjalan dengan baik…
Kemampuan berjalan setiap bayi tentu berbeda, dan ini juga dipengaruhi oleh berat badannya, dan lingkungan sekitar yang dapat memotivasi si kecil untuk percaya diri berjalan.
Berenang bisa membantu bayi untuk melalui fase perkembangannya dengan lebih ‘mulus’, karena berenang bisa meningkatkan kemampuan motorik seluruh tubuh bayi.

Terlalu sering Menggendong Bayi Bagus atau tidak ?

Banyak orang tua yang menolak untuk terus menerus menggendong bayinya dengan alasan agar si kecil tidak menjadi manja.
Untuk kasus tertentu, pendapat ini memang dapat dibenarkan.
Namun ada masa-masa tertentu dimana menggendong si kecil justru akan memberikan pengaruh yang positif terhadap perkembangannya…

Dianjurkan untuk Bayi Usia 0-2 Bulan

Yap, betul.
Justru pada rentang usia ini, Anda seharusnya banyak menggendong bayi Anda. Kenapa demikian? Dengan sering menggendongnya, si kecil akan merasa nyaman, karena rasanya mirip dengan suasana di dalam rahim.
Anda bisa membayangkan… ketika bayi Anda berada dalam rahim Anda, ia berada dalam kondisi yang hangat seperti dipeluk, ia juga terbiasa mendengar detak jantung Anda. Nah, jika setelah si kecil lahir Anda lebih banyak meletakkannya di ranjangnya sendirian, ia akan sangat kehilangan suasana tersebut.
Di ranjang tidak ada detak jantung Anda… hening… makanya bayi usia 1 bulan sering rewel, salah satunya disebabkan oleh perubahan suasana ini.
Nah, jika Anda menggendongnya, maka ia dapat mendengar detak jantung Anda, sehingga suasananya mirip dengan kondisi ketika di dalam rahim…
Jadi, kesimpulannya… menggendong buah hati Anda hingga usianya beranjak 2 bulan merupakan satu hal yang positif dan harus sering Anda lakukan. Bahkan dengan demikian, Anda juga membentuk ikatan yang sangat kuat dengan si kecil, sehingga ia merasa nyaman dan aman, yang mana semua ini sangat baik bagi perkembangan fisik serta kecerdasannya.

Kapan Terlalu Banyak Menggendong Bayi Menjadi Tidak Baik?

Ketika si kecil beranjak besar, ia mulai bisa merayap dan merangkak, maka tentu terlalu banyak menggendongnya menjadi tidak baik. Kenapa? Karena akan menghambat proses eksplorasinya, yang mana justru porses eksplorasi inilah yang baik untuk tumbuh kembangnya.

Cara Menggendong Bayi yang Benar

Nah, walaupun pada rentang usia bayi 0-2 bulan sang ibu harus sering menggendong buah hatinya, kendala terbesar yang dihadapi kebanyakan ‘ibu baru’ adalah tehnik serta keberanian untuk melakukannya.
Memang perasaan takut ini sangat bisa dimaklumi, mengingat kondisi si kecil yang lemah tak berdaya – :) – namun demikian, karena pentingnya hal ini, berikut Anda bisa mempelajari beberapa poin mendasar untuk menggendong bayi hingga usia 2 bulan:
  1. Baringkan bayi Anda dalam posisi telentang.
  2. Bungkukkan tubuh Anda mendekati si kecil.
  3. Masukkan tangan kanan atau kiri Anda ke belakang kepala dan lehernya. Pada saat yang bersamaan, masukkan tangan satunya lagi ke bokong, memanjang hingga ke bagian punggung si kecil – diamlah beberapa saat dalam posisi seperti ini, sambil memperbaiki posisi tangan Anda hingga terasa nyaman.
  4. Pastikan kedua tangan Anda menyangga seluruh tubuh bayi, terutama bagian lehernya yang masih sangat lemah.
  5. Angkat bayi secara perlahan mendekati tubuh Anda.
  6. Letakkan kepala bayi pada lipatan siku tangan Anda, dengan tangan lainnya tetap menyangga bokong hingga punggungnya, dan kepala serta leher si kecil juga tetap tersangga dengan baik.
  7. Pastikan posisi kepala bayi lebih tinggi dari bokongnya.
  8. Dekap ia dengan lembut dan kasih sayang.
  9. Untuk meletakkan si kecil di ranjangnya, pastikan pegangan Anda kuat, dan posisikan tangan Anda pada seluruh bagian belakang bayi seperti ketika akan mengangkatnya. Condongkan tubuh Anda ke ranjangnya, dan letakkan si kecil secara perlahan. Biarkan kedua tangan Anda terhimpit oleh tubuhnya, dan jangan langsung mencabut tangan Anda… biarkan beberapa saat sehingga si kecil merasa nyaman, baru cabut kedua tangan Anda secara perlahan.

Usia Bayi 3-6 Bulan

Untuk menggendong bayi pada rentang usia ini, berikut beberapa tips penting…
  • Usia 3 Bulan – ia lebih senang digendong dengan posisi duduk menghadap ke depan, membelakangi Anda, dan mulai tidak suka digendong dengan posisi dibaringkan.
  • Usia 4 Bulan – ia dapat digendong dengan berbagai posisi; menghadap ke depan, atau berhadapan dengan Anda
  • Usia 5 Bulan – Anda mulai bisa menggunakan gendongan, karena si kecil mulai ‘lumayan’ berat badannya :) Posisinya bisa duduk pada pinggang Anda, ataupun di perut Anda dengan posisi berhadapan, tentu dengan ditopang oleh tangan Anda.
  • Usia 6 Bulan – kondisi tubuh si kecil semakin kuat, sehingga bisa digendong dengan lebih banyak cara. Anda bisa menggendongnya dengan posisi duduk di salah satu tangan Anda menghadap ke depan, dengan satu tangan Anda lainnya melingkar ke depan perut bayi. Pada tahap ini Anda juga bisa mulai menggunakan alat gendong yang posisinya duduk.
Sampai kapan bayi sebaiknya terus digendong?
Secara umum, hingga si kecil berusia 8 bulan, sebaiknya Anda tetap menggendongnya, hanya saja jangan terlalu sering, sehingga ia bisa bereksplorasi dengan baik.
Oya, terkahir… libatkan juga ya sang ayah untuk menggendongnya, karena ini akan membentuk ikatan yang positif antara ayah dan anak, juga bisa sangat membantu meringankan tugas sang ibu. Jika sang ayah belum bisa atau takut menggendong si kecil, sang ibu kan bisa memberikan ‘pelatihan’ singkat… :)

Sunday, 10 February 2013

Kandungan Gizi Dan Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh







Kandungan gizi dan manfaat air kelapa untuk tubuh :: Manis dan segar, itulah yang akan kita rasakan bila minum air kelapa terutama kelapa yang masih muda. Teryata selain menyegarkan, Mengkonsumsi air kelapa juga dapat memberikan manfaat yang sangat baik untuk tubuh.



Didalam air kelapa terdapat banyak unsur-unsur yang bermanfaat untuk tubuh, antara lain Air, karbohidrat,protein, lemak,

Thursday, 7 February 2013

Kandungan Gizi Dan Manfaat Buah Alpukat







Kandungan gizi dan manfaat buah alpukat :: Setelah sebelumnya telah diulas mengenai klasifikasi serta manfaat alpukat untuk kita, artikel kali ini akan mengulas tentang manfaat buah alpukat untuk kesehatan tubuh.


Buah alpukat adalah adalah salah satu jenis buah dengan sejumlah kandungan gizi yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh.




Kandungan Gizi Buah Alpukat


Sunday, 3 February 2013

Klasifikasi Serta Manfaat Alpukat






Klasifikasi serta manfaat alpukat:: Alpukat adalah salah satu tanaman buah yang cukup dikenal di Indonesia. Rasa buahnya yang enak dan gurih, menjadikannya sebagai salah satu buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat baik secara langsung, ataupun dijadikan jus serta campuran rujak buah.Selain buahnya, bagian batang, kulit batang, daun serta biji alpukat juga sering dimanfaatkan oleh

Saturday, 2 February 2013

PROMO SPECIAL FEBRUARI 2013

Assalamualaikum wr.wb

Ayah bunda, setelah sukses dengan promo special tahun baru kemaren berikut kami persembahkan promo special bulan feb. Berikan buah hati kita hadiah teristimewa dibulan istimewa.. lets cekidot

SPECIAL PROMO CINTA BULAN FEBRUARI 2013


1. Dapatkan cash back Rp. 300.000,- untuk setiap pembelian tunai single set ILMA
ILMA Rp. 3.400.000,- menjadi Rp. 2.420.000,-


2. Dapatkan harga khusus untuk setiap pembelian tunai pecah set NBI :
NBI Rp. 4.750.000,-, terdiri dari :

a. 12 Jilid Buku Interaktif Kisah 25 Nabi dan Rasul Teladan Sepanjang Zaman Rp. 1.950.000,
b. 6 Jilid Buku Interaktif Tokoh – Tokoh dalam Al-Quran Rp. 1.400.000,-
c. 1 Jilid Nabi Board Book Main, Yuk! dan 1 Pelangi Mizan Smart E-pen Rp. 1.400.00,
- 


3. Dapatkan potongan harga untuk pembelian tunai produk gabungan double set
HB + ILMA dari Rp. 5.350.000,- menjadi Rp. 3.560.000,- (Hemat Rp. 1.790.000)



4. Dapatkan potongan harga untuk pembelian tunai produk gabungan triple set
HB + ILMA + NBI dari Rp. 11.287.500,- menjadi Rp. 7.010.000,- (Hemat Rp 4.277.500,-)

wow keren2 kan promonya, buku2 berkualitas dengan harga diskon..
buruan sebelum keabisan.. info lengkp silahkan hubungi ke


hp : 081322263085
email : rini.aldo@gmail.com


Wassalamualaikum wr.wb

Tuesday, 29 January 2013

Manfaat Alang-Alang Sebagai Tanaman Obat






Manfaat alang-alang sebagai tanaman obat :: Alang-alang adalah tanaman sejenis gulma yang sangat mudah kita temukan di area ladang atau pesawahan. Tumbuhan dengan nama ilmiah Imperata cylindrical ini memang tumbuh subur di area tersebut dan perkembangannya bisa mengalahkan tanaman yang memang sengaja ditanam petani.



Dibalik keberadaannya sebagai tanaman gulma, ternyata alang-alang juga
 

Sample text

Sample Text

Sample Text